31

2024/05

5 pelajaran penting tentang psikologi trading dari trader top Jepang

Jika keputusan trading Anda melibatkan uang sungguhan, Anda tahu betapa menantangnya itu. Otak kita tidak dirancang untuk trading karena melibatkan banyak ide yang bertentangan dengan intuisi yang dapat dengan mudah menyebabkan kesalahan dan kegagalan trading.

Dalam artikel ini, trader veteran Jepang Akio Tanaka mengulas lima jebakan psikologis umum berdasarkan pengalamannya dalam trading. Menguasai ini dapat memberi Anda keunggulan signifikan dalam trading!

1. Selalu Berpikir Anda Benar

Hal pertama yang perlu diingat dalam trading adalah pasar selalu benar. Ini tidak berarti kita salah, tetapi kita tidak boleh melawan pasar ketika itu penting. Tanaka percaya bahwa jika pasar tidak berjalan sesuai harapan, kita harus membatalkan trading dan menerima kerugian dalam batas kita. Ini memungkinkan kita untuk fokus pada trading lain dan peluang lain untuk menghasilkan uang.

2. Menghubungkan Setiap Order Trading

Ini adalah perangkap kognitif sederhana karena kita belajar terutama dari pengalaman. Otak kita mencoba menemukan pola dalam segala sesuatu yang kita lakukan dan segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Otak kita tahu bahwa setelah matahari terbenam, malam akan datang, dan hal yang sama akan terjadi hari ini. Keterampilan bertahan hidup yang penting ini bisa kurang berguna dalam trading.

Anda mungkin tahu bahwa Anda bisa menghasilkan keuntungan dalam banyak trading tetapi tidak melakukannya karena kegagalan masa lalu membuat Anda “tertekan.” Sebaliknya, Anda mungkin melakukan trading yang seharusnya tidak Anda lakukan karena Anda “terjebak” dalam serangkaian trading yang sukses. Lain kali Anda berdagang, cobalah melupakan trading sebelumnya dan dekati setiap trading secara terpisah.

3. Trading dengan Kegembiraan yang Tinggi

Emosi kita mengarahkan bahwa apa yang harus kita lakukan dalam trading seringkali berlawanan dengan apa yang kita rasakan. Jadi, sebaiknya tetap tenang dan berdagang secara profesional, menghindari reaksi emosional sebanyak mungkin.

Tanaka menjelaskan bahwa dia bersemangat ketika mulai belajar trading dengan mentornya dan sering membuat keputusan terburu-buru. Kemudian, dia belajar mengikuti strategi dan menjadi “mati rasa” terhadap emosi yang ditimbulkan oleh trading. Bagi Tanaka, mati rasa ini adalah bentuk ekstrim dari psikologi trading, di mana dia hanya peduli tentang profit/loss dan tidak bagaimana hasil trading mempengaruhi emosinya.

4. Semakin Banyak Usaha, Semakin Baik Hasilnya

Ini adalah kesalahan klasik lainnya dalam psikologi trading. Lebih banyak trading berarti lebih banyak keuntungan, tetapi biasanya lebih banyak kerugian dan lebih sedikit keuntungan. Memaksa otak kita untuk mencari trading yang tidak berarti menyebabkan pelanggaran aturan dan jatuh ke dalam perangkap umum overtrading, yang bisa mahal.

Tanaka menggunakan contohnya untuk menjelaskan ini: Ketika dia pertama kali mulai scalping, kinerjanya tidak optimal selama beberapa minggu pertama, menunjukkan hanya kerugian kecil atau impas, menurut catatan tradingnya.

Namun, dia menemukan biaya signifikan di akunnya, yang membuatnya bingung. Setelah memeriksa pernyataan, Tanaka menyadari bahwa dia melakukan 5-10 trading scalping setiap hari, yang menghasilkan komisi tinggi yang jauh melebihi keuntungannya.

5. Trading Sangat Kompleks

Menghasilkan uang sering kali merupakan tugas yang rumit. Kita harus melakukan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan, kemampuan, dan kekuatan fisik kita. Kita mungkin harus belajar selama bertahun-tahun, bangun pagi, atau menanggung bos yang menuntut. Secara keseluruhan, itu tidak mudah.

Namun, Tanaka percaya bahwa trading itu sederhana. Tujuan dan tindakan Anda tunggal: masuk ke pasar dan menghasilkan uang. Pasar berperilaku sama apakah Anda berdagang posisi 1,000 atau 1,000,000. Menginvestasikan $1,000,000 dapat menghasilkan 1,000 kali lebih banyak daripada menginvestasikan $1,000, tetapi usahanya hampir sama: minimal. Otak kita cenderung memperumit segala sesuatu secara tidak perlu.

Karena kecenderungan ini untuk memperumit trading, banyak orang memiliki kriteria luas untuk memilih strategi trading. Ingat, trading bukan permainan kita tetapi permainan pasar. Oleh karena itu, strategi trading bisa sederhana.

Sebelumnya
Berikutnya